Sabtu, 28 April 2012

TUGAS 6

Faktor-faktor yang mempengaruhi investasi dalam perekonomian suatu negara
            Dewasa ini banyak orang baik dari kalangan atas, menengah ataupun bawah, memilih investasi sebagai pilihan untuk menambah nilai dari harta yang dimiliki. Nyatanya dalam menentukan untuk berinvestasi sebagai sarana untuk meningkatakan modal yang dimiliki, terlebih dahulu kita harus melihat kondisi perekonomian suatu negara dimana kita akan memutuskan untuk berinvestasi.
            Yang termasuk kedalam faktor yang memengaruhi seseorang atau badan dalam berinvestasi adalah sebagai berikiut:
ü  Suku bunga
Suku bunga adalah salah satu faktor penting dalam menarik investor, ini dikarenakan sebagian besar biaya didapat dari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut investor akan melakukan investasi.

ü  Banyaknya tenaga ahli berkualitas
Tenaga ahli yang berkualitas menjadi daya tarik bagi sebagian investor. Ini dikarenakan sebagian investor tersebut menggunakan tehnologi yang modern dan canggih. Karenanya para investor dituntut untuk mempekerjakan tenaga kerja yang ahli dalam bidangnya.

ü  Tingkat pendapatan penduduk
Tingkat pendapatan penduduk dalam suatu negara dapat menjadi cermin dari daya beli masyarakat untuk mengkonsumsi suatu barang ataupun jasa. Makin tinggi tingkat pendapatan penduduk tersebut maka makin banyak pula masyarakat yang berinvestasi.

ü  Perijinan dalam berinvestasi
Perijinan merupakan hal yang sangat penting sebelum memulai berinvestasi, perijinan yang panjang dan rumit membuat investor mempertimbangkan diri untuk berinvestasi. Selain itu dapat terjadi suap-menyuap di sana-sini untuk mempermudah proses perijinan yang memakan biaya cukup banyak.

ü  Sosial dan budaya
Dalam memutuskan untuk berinvestasi kita juga perlu mengetahui keadaan sosial dan budaya dalam suatu daerah atau negara tempat kita akan melakukan investasi. Seperti cara berpakaian, makanan yang sering dikonsumsi, barang-barang kebutuhan pokok yang sering digunakan dan lain-lain.

Demikian beberapa faktor yang dapat mempengaruhi investor dalam berinvestasi. Memerlukan informasi dan ketelitian yang jelas sebelum memutuskan untuk berinvestasi.





Faktor-faktor penentu pertumbuhan dan perubahan struktur ekonomi

                          Sesuai dengan perkembangan jaman, banyak hal yang semakin berkembang dan terus berkembang. Bukan hanya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, struktur perekonomian pun mengalami pertumbuhan dan perubahan seiring berjalannya waktu. Berikut akan dipaparkan faktor-faktor apa saja yang menjadi penentu pertumbuhan dan perubahan tersebut.

ü  Tingkat pendapatan
Tingkat pendapatan suatu negara dapat menjadi penentu pertumbuhan dan perubahan struktur ekonomi. Ini disebabkan karena tingkat pendapatan menjadi tolak ukur penilaian perekonomian suatu negara. Tingkat pendapatan yang tinggi dapat membuat masyarakat hidup berkecukupan dan makmur.

ü  Tingkat pengangguran
Tingkat pengangguran suatu negara dapat menjadi penentu pertumbuhan dan perubahan struktur ekonomi. Karena masalah yang sering menghambat dan merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi adalah tingkat pengangguran. Berbagai macam cara yang dilakukan oleh pemerintah nyatanya belum bisa mengurangi tingkat pengangguran yang semakin tinggi

ü  Kebijakan pemerintah
Kebijakan pemerintah memiliki andil yang besar untuk menentukan pertumbuhan dan perubahan struktur ekonomi. Oleh karena itu pemerintah perlu hati-hati dalam mengambil sebuah kebijakan dan juga perlu memusyawarahkannya kepada masyarakat ataupun kepada para pengamat ekonomi.

ü  Pendidikan
Pendidikan menjadi hal yang penting pula ini dikarenakan, pendidikan yang maju membuat sebagian  besar orang memiliki kemampuan dalam mencari pekerjaan, sehingga tingkat pengangguran pun berkurang. Dan masyarakat tidak hidup dalam garis kemiskinan.

ü  Kondisi alam
Kondisi alam yang baik membuat masyarakat hidup dengan damai. Selain itu juga, kondisi alam yang baik dapat menunjang aktifitas perekonomian dengan lancar, sehingga kegiatan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan lancar.


Sabtu, 14 April 2012

TUGAS 5


UPAYA PEMERINTAH untuk MEMBERANTAS KEMISKINAN
            Kemiskinan merupakan hal yang lumrah di dalam negara yang sedang berkembang. Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki tingkat kemiskinan yang masih tinggi. Ini dapat kita lihat jelas melalui pengamatan langsung di lapangan. Masih banyak warga Indonesia yang tinggal di kolong jembatan, tepi rel kereta dan tak jarang di bantaran kali.
            Pemerintah pun menyadari hal tersebut terjadi karena keadaan mereka yang tak mampu membeli ataupun sekedar menyewa rumah yang layak untuk ditinggali. Hal ini membuat pemerintah mengambil beberapa penyuluhan agar kemiskinan tidak memperparah keadaan perekonomian di Indonesia.
            Beberapa langkah yang dibuat pemerintah untuk memberantas kemiskinan adalah sebagai berikut :
ü  Program KB (Keluarga Berencana)
Seperti yang kita ketahui saat ini BKKBN sedang gencar-gencarnya melakukan penyuluhan KB yang sering kita lihat iklannya baik di televisi ataupun iklan poster di jalan-jalan yang memiliki semboyan “dua anak lebih baik”. Karena dapat diasumsikan bahwa jika setiap rumah tangga memiliki sedikit anak, mereka dapat memfokuskan kualitas kehidupan anak mereka dengan biaya yang lebih sedikit namun dengan kehidupan yang lebih berkualitas dibandingkan dengan memiliki banyak anak. Selain itu hal ini dapat membantu pemerintah untuk mengurangi jumlah populasi di Indonesia.

ü  Dana BOS (Biaya Operasional Sekolah)
Dana BOS adalah dana yang diberikan oleh pemerintah bagi masyarakat yang kurang mampu, sehingga setiap anak yang berada dalam usia sekolah dapat bersekolah secara gratis. Dana ini diberikan kepada semua sekolah baik yang berada dalam naungan pemerintah atau swasta yang berada di tingkat SD-SMP. Program ini bertujuan untuk membekali generasi muda agar memiliki pendidikan yang cukup, sehingga kelak mereka dapat hidup sejahtera dan kelak mudah dalam mencari pekerjaan. Sehingga dapat terhindar dari kemiskinan.

ü  Subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak)
BBM bersubsidi ditujukan untuk masyarakat yang kurang mampu. Sehingga mereka dapat membeli dan menggunakan BBM dengan harga yang murah dan terjangkau. Sehingga mereka dapat mengalokasikan uang mereka ke berbagai kebutuhan lainnya.

ü  Membuka lapangan pekerjaan
Pemerintah pun membuka lapangan pekerjaan di kantor pemerintahan bagi masyarakat yang berada dalam usia tingkat pekerja. Namun banyaknya pelamar membuat persaingan untuk bekerja di kantor pemerintahan menjadi semakin sulit.

ü  Penyediaan PUSKESMAS (PUSat KESehatan MASyarakat)
Saat ini di berbagai daerah banyak kita temui PUSKESMAS. Hal ini dapat membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan layanan berobat murah bahkan gratis bagi masyarakat yang memiliki kartu miskin. Bukan hanya untuk berobat, di puskesmas pun terdapat POSYANDU (POS pelaYANan terpaDU) untuk para ibu-ibu yang memiliki anak balita, dapat diimunisasi secara gratis. Hal ini dibuat agar semua kalangan mendapatkan pelayan yang baik ketika sedang sakit.

Beberapa hal yang telah dipaparkan di atas tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya kesadaran dan usaha dari masyarakat tersebut untuk memperbaiki kehidupan mereka ke kondisi yang lebih baik lagi.

Jumat, 13 April 2012

TUGAS 4

PEMBIAYAAN MIKRO  dan  CORPORATE

·         Pembiayaan Mikro
Pembiayaan Sektor Mikro adalah pembiayaan yang meliputi beberapa sektor kecil seperti perusahaan.

·         Tujuan Pembiayaan
Yaitu untuk pembiayaan sektor industri yang ada di dalam perusahaan, sehingga perusahaan sapat terus berkembang dan dapat memproduksi berbagai barang dan jasa.


ü  Pembiayaan Corporate
Yaitu pembiayaan yang terdapat pada suatu perusahaan itu sendiri. Seperti contohnya pembiayaan gaji kepada karyawan, pembagian dividen pada investor, pembagian keuntungan pada pemilik perusahaan dan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan perusahaan.

ü  Tujuan Corporate
            Tujuan Corporate ialah untuk menciptakan nilai tambah bagi semua pihak yang berkepentingan dalam suatu perusahaan.

PEMBIAYAAN MIKRO LEBIH MENGUNTUNGKAN DIBANDING CORPORATE
Menurut saya Sektor pembiayaan Mikro lebih menguntungkan dibandingkan dengan corporate.
            Alasannya karena pembiayaan sektor mikro meliputi pembiayaan suatu usaha, sedangkan corporate membayarkan hasil yang didapat dari suatu usaha tersebut.


TANTANGAN DARI KEDUA PEMBIAYAAN TERSEBUT ADALAH

·         Tantangan Pembiayaan Sektor Mikro :
o   Perusahaan harus memiliki program manajerial yang baik agar pembiayaan tidak melebihi kapasitas atau modal yang dimiliki perusahaan.



ü  Tantangan Pembiayaan Corporate  :
o   Perusahaan memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran apapun kondisi yang dihadapi perusahaan.
o   Harus memiliki perencanaan yang baik dalam menggunakan pembiayaan ini.